Berita Kampus

Tantangan Semakin Berat, Wisudawan IKIP PGRI Wates Harus Siap Berkompetisi

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Rektor IKIP PGRI Wates Dr Wagiman MPd mewisuda 64 Sarjana (S1) Tahun Akademik (TA) 2017/2018, Sabtu (21/04/2018), di aula kampus di Jalan KRT Kertodiningrat Desa Margosari Kecamatan Pengasih. Indeks Prestasi (IP) tertinggi berhasil diraih Chomsiatun 3,82, Karomah 3,88 dan Ratri Sinta Wardani 3,89. 

Dipaparkan Ketua Panitia Wisuda IKIP PGRI Wates Dr Drs YB Jurahman MPd, wisuda Sarjana sebanyak 64 orang, terdiri Fakultas Ilmu Pendidikan (Program Studi Psikologi Pendidikan dan Bimbingan atau PPB) 44 orang dan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 3 orang, serta Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Studi Pendidikan Sejarah 17 orang. 

 

"Predikat Cumlaude sejumlah 27 orang, dengan peringkat tertinggi Program Studi Pendidikan Sejarah: Chomsiatun IP 3,82, Puput Arni Astuti 3,82, dan Lia Hidayati 3,73. Program Studi Bimbingan dan Konseling: Karomah 3,88, Nasibatun Anida 3,84, Endang Lumiasih 3,80. Sedangkan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD): Ratri Shinta Wardhani IP 3,89, Heru Siddik Nugroho IP 3,67, Ipah Zukhoriah IP 3,28," kata Jurahman.

Rektor yang baru IKIP PGRI Wates Dr Wagiman MPd menyatakan, untuk menghadapi tantangan masa depan, wisudawan tidak hanya berhenti mengembangkan kompetensi dasar, melainkan harus mampu memainkan peran sebagai agen perubahan. "Kompetensi akademik semata tidak mampu menghadapi tantangan hidup, namun harus terus meningkatkan kompetensi yang lain, seperti sosial, emosional, spiritual, dan sebagainya," ujar Wagiman. 

Ditambahkan Faridl Mursyadad MPd Pembantu Rektor I Bidang Akademik, para wisudawan akan memasuki arena dengan berbagai percepatan perubahan, perbedaan pandangan, karakter variatif, perilaku konstruktif dan destruktif, serta semua kendala atau peristiwa yang ada di masyarakat. "Menghadapi itu paling tidak dua hal penting yang dapat diupayakan untuk terus meningkat, yaitu tetap istiqomah, serta cakap dan tanggap terhadap perubahan," ucapnya.(Wid)